Showing posts with label Cara Mengatasi Jerawat. Show all posts
Showing posts with label Cara Mengatasi Jerawat. Show all posts

Faktor Apa Saja Penyebab Timbulnya Jerawat Batu?


Jerawat batu (cystic acne) adalah jenis jerawat dengan ukuran yang besar dan biasanya muncul dari bawah kulit permukaan kulit yang lebih dalam dan cukup menyakitkan dari pada jerawat biasa, sehingga seseorang dengan jerawat batu cenderung lebih beresiko meninggalkan bekas jerawat berupa luka parut/ bopeng setelahnya. Jika bekas jerawat yang berupa noda/ flek hitam masih bisa diatasi dengan hanya krim wajah, berbeda dengan luka parut/ bopeng. Bekas jerawat ini akan sulit diperbaiki hingga kulit 100% kembali seperti kondisi semula. Dalam situs klinik kecantikan Wijaya Skincare tertulis "Jika ada perawatan dibelahan dunia manapun yang bisa memperbaiki Scars 90 sampai 100%, sudah pasti itu Gombal alias Bohong besar." Nah, jika sudah begitu, akan lebih baik jika kita berupaya mencegahnya. Untuk mencegah agar jerawat batu ini tidak timbul di wajah kita, yuk cari tau faktor apa saja yg bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat batu.


faktor apa saja yang dapat meyebabkan timbulnya jerawat batu



Faktor Genetik/ Keturunan


Seseorang yang memiliki jerawat batu, kemungkinan salah satu atau kedua orang tuanya memiliki riwayat yang sama. Saat menjadi orang tua, masalah ini cenderung akan diwariskan pada ketutunannya. 

Faktor Hormonal


Perubahan hormonal dapat merangsang produksi minyak menjadi lebih banyak, sehingga dapat memicu timbulnya jerawat batu. Selain perubahan hormonal tersebut, perubahan hormonal lainnya yang juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat batu adalah masa kehamilan, konsumsi pil KB, saat menstruasi, dan juga stress.

Gaya Hidup


Makanan/ minuman yang anda konsumsi dapat mempengaruhi kondisi kulit anda. Terlalu banyak lemak dan karbohidrat yang terkandung dalam makanan/ minuman yang masuk ke tubuh anda, dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat batu.

Kosmetik


Penggunaan kosmetik yang tidak tepat seperti mengandung bahan-bahan kimia, jika dipakai terus menerus dapat menimbulkan jerawat batu, selain itu berbahaya bagi kulit. Bagi kulit yang berminyak dan berjerawat, penggunaan kosmetik berbahan dasar minyak juga tidak tepat, karena  menyumbat akan semakin membuat kulit anda berminyak dan membuat pori-pori tersumbat, sehingga menyebabkan timbulnya jerawat.

Kebersihan Kulit Wajah


Jangan sepelekan kebersihan wajah anda. Usahakan 2x dalam sehari anda membersihkan wajah anda, untuk mengangkat sel kulit mati, keringat, bakteri, minyak, debu, dan polusi yang menempel di wajah anda, yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat.

Sinar Matahari


Terlalu lama terkena sengatan sinar matahari dapat merusak kulit, yang juga menjadi pemicu jerawat batu. Oleh karena itu gunakan sunblock/ sunscreen saat anda keluar rumah. Bagi anda yang memiliki kulit wajah berminyak, pilih yang non comedogenic


Itulah beberapa faktor yang dapat menimbulkan jerawat batu di wajah anda. Bagi anda yang orang tuanya memiliki riwayat jerawat batu, dapat mengurangi resiko ini dengan menghindari faktor-faktor yang dapat anda hindari, agar setidaknya mengurangi resiko munculnya jerawat batu di wajah anda. Apabila jerawat batu terlanjur muncul di wajah anda, dapat anda coba pengobatan jerawat batu dengan cepat, yakni dengan pengobatan medis. 


Cara Menghilangkan Jerawat dengan Mengubah Gaya Hidup


Mengobati jerawat bukan hanya sekedar membersihkan wajah dan pemakaian obat jerawat saja, tetapi juga bergantung pada pola/ gaya hidup yang anda jalani. Berikut 10 gaya hidup yang dapat membantu mengobati jerawat di wajah anda.

tips dan cara menghilangkan dan mencegah jerawat dengan mengubah pola/ gaya hidup



1 - Tidur Cukup 


Menurut sebuah studi yang mempelajari tentang tidur, resiko seseorang mengalami stress secara psikologi meningkat 14% untuk setiap jam tidur yang hilang setiap malam. Lalu apa kaitannya dengan jerawat?

"Stress dapat meningkatkan produksi glukokortikoid, yang dapat menyebabkan kelainan pada struktur dan fungsi kulit, dan dapat membuat kondisi jerawat menjadi lebih parah." Menurut Sonia Badreshia Bansal, seorang dokter kulit di Danvile, CA.

2 - Mengatur Asupan Makanan


Beberapa jenis makanan dapat membuat gula darah meningkat dengan cepat, sehingga memicu peningkatan kadar insulin. Terlalu banyak inulin dalam darah dapat memicu perubahan dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori, sebagai akibat dari peningkatan produksi pada kelenjar minyak.

Jadi mulailah mengatur makanan apa saja yang boleh anda makan dan tidak. Dalam studi American Journal of Nutrition menyarankan anda yang berjerawat agar menambahkan gandum utuh, kacang-kacangan, dan sayuran ke dalam daftar makanan yang harus anda makan, sementara konsumsi pasta, nasi putih, roti, dan gula dikurangi.

3 -  Berolahraga


Dengan berolahraga dapat membantu mengurangi stress. Selain itu, aktivitas ini juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga dapat mengantarkan oksigen pada sel-sel kulit anda serta membuang zat-zat yang tidak terpakai.

Perlu diingat juga, keringat yang keluar setelah berolahraga dapat menyebabkan jerawat akibat iritasi. Jadi sangat penting untuk mandi saat anda selesai berolahraga.

4 - Banyak Mengkonsumsi Air Putih


Menambah jumlah air putih yang anda minum merupakan cara yang tepat untuk membuang racun di dalam tubuh dan melembabkan kulit anda dari dalam. Meskipun tidak ada penelitian yang menunjukan keterkaitan antara racun dengan jerawat, namun para peneliti di University of Missouri, Columbia menemukan bahwa dengan meminum sekitar 2 cangkir air putih dapat memperlancar peredaran darah ke seluruh tubuh dan kulit anda.

5. Biasakan Menggunakan Tabir Surya


Sengatan sinar matahari dapat menyebabkan jerawat anda semakin meradang sehingga jerawat anda semakin parah dan menyebabkan timbul bintik-bintik hitam pada wajah. Selain itu beraktivitas di bawah sinar matahari tanpa dilindungi tabir surya dapat meningkatkan resiko kanker kulit.

Jadi gunakanlah tabir surya setiap anda keluar rumah. Untuk kulit yang berjerawat anda dapat memilih tabir surya dengan kandungan bahan kimia yang ringan seperti avobenzone, oxybenzone, metoksisnamat, octocylene, dan zinc oxide (dapat dilihat pada label produk). Gunakan juga yang "noncomedogenic" agar tidak menyumbat pori-pori.

6 - Konsumsi Asam Lemak Omega-3


Omega-3 terbukti dapat mengontrol produksi leukotrien B4, yaitu sebuah molekul yang dapat meningkatkan produksi sebum yang menyebabkan peradangan. Omega-3 dapat diperoleh dari suplemen atau makanan seperti kenari, alpukat, minyak biji rami (flaxeed oil), dan salmon.

7 - Bersihkan Wajah 2x Sehari


Wajah memiliki kelenjar penghasil minyak lebih banyak dibandingkan dengan kulit tubuh lainnya. Bila anda tidak teratur membersihkan wajah anda, make up, keringat, asap, debu, dan kotoran, serta kosmetik yang mengenai kulit anda dapat menyumbat pori-pori, sehingga menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat.

Sekalipun anda tidak mandi, usahakan mencuci muka 2x sehari di pagi dan malam hari dengan menggunakan cairan pembersih yang noncomedogenic.

8 - Eksfoliasi (Pengelupasan)


Tak hanya kelenjar minyak berlebih yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat, tetapi juga kelenjar minyak yang sedikit pun dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Kulit kering memiliki celah-celah kecil yang dapat menjadi tempat bakteri berkembang biak, lalu bercampur dengan sel kulit mati, sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat.

Cara Mengatasinya adalah dengan pengelupasan kulit secara teratur 2x dalam seminggu, dengan scrub khusus untuk kulit wajah, dilanjutkan dengan mengoleskan pelembab noncomedogenic.

9 - Bersihkan Ponsel Setiap Hari


Beberapa studi menunjukan bahwa ponsel (telepon genggam) merupakan sarang kuman. Dalam sehari saja ribuan bakteri yang ada di ponsel anda dapat menyebar ke tangan atau wajah anda. Selain itu panas yang keluar dari gadget ini dapat membantu bakteri berkembang biak. Untuk meminimalisasi kuman berpindah ke tubuh anda, bersihkan permukaan ponsel anda dengan sedikit hand sanitizer (atau tisu basah penghilang bakteri) setiap hari.

10 - Perhatikan Penggunan Produk Perawatan Rambut


Jerawat akibat rambut berminyak biasanya disebabkan oleh produk perawatan rambut seperti conditioner, shampo, gel atau minyak rambut, dan juga hair spray. Jerawat ini muncul diawali dengan produk perawatan rambut yang terkena kulit wajah lalu meresap ke dalam kulit wajah di sekitar tepian kulit yang berambut, lalu bercampur dengan bakteri yang terjebak dalam pori-pori, sehingga munculah jerawat di wajah anda.

Untuk mencegahnya, gunakanlah produk perawatan rambut sebelum anda membersihkan wajah sehingga produk perawatan rambut yang terkena kulit wajah dapat dibersihkan. Atau anda dapat memilih produk perawatan rambut yang bebas minyak.

Sumber: WebMD

Cara Menghilangkan Jerawat yang Parah


Anda tidak boleh membiarkan jerawat parah dan membiarkan terjadinya resiko timbul bekas luka di wajah anda. Ada banyak pengobatan yang dapat mengontrol perkembangan jerawat anda. Kuncinya, selalu konsultasikan dengan dokter kulit agar pengobatan terencana dan sesuai dengan kebutuhan penanganan jerawat anda.


cara terbaik mengatasi jerawat parah


Isotretinoin Untuk Jerawat Parah


Isotretinoin merupakan obat yang sangat ampuh dalam mengobati kasus jerawat yang paling parah. Dokter biasanya akan merekomendasikan obat ini jika anda memiliki jerawat yang sudah parah, dan tak kunjung membaik setelah diberi pengobatan yang lain termasuk antibiotik

Obat ini berasal dari vitamin A, cara kerjanya yaitu langsung membidik pada jerawat dengan menghentikan produksi minyak dan mengurangi inflamasi (peradangan) yang dapat menimbulkan jaringan parut. Isotretinoin mampu mengontrol jerawat anda untuk waktu yang cukup lama, biasanya sekitar 15-20 minggu.

Efek Samping Isotretinoin


Meskipun cukup efektif dalam mengatasi jerawat yang parah,  berikut beberapa efek samping isotretinoin yang harus anda ketahui:

  • Salah satu efek samping yang cukup serius adalah obat ini dapat menyebabkan cacat lahir pada janin. FDA ( Food and Drug Administration), badan pengawas makanan dan obat-obatan di Amerika mengharuskan wanita usia subur untuk menyetujui secara tertulis penggunaan alat kontrasepsi 1 bulan sebelum penggunaan obat ini, saat penggunaannya, dan 1 bulan setelahnya. 
  • FDA juga memperingatkan bahwa penggunaan isotretinoin beresiko depresi, psikois (gangguan mental), dan ditemukan kasus percobaan bunuh diri (namun jarang). 
  • Saat menggunakan obat ini, dokter akan mengawasi efek samping jadi lakukanlah kunjungan ke dokter setidaknya sebulan sekali. 
  • Sebuah survey membuktikan, 8 dari 10 orang sembuh dari jerawat setelah menggunakan isotretinoin. Tapi sepertiga orang kemungkinan kembali berjerawat setelah sukses dengan pengobatan ini. Biasanya ini terjadi di tahun pertama setelah anda menyelesaikan pengobatan ini. Dokter anda akan merekomendasikan kembali pengobatan dengan isotretinoin atau pengobatan dengan cara lain, tergantung seberapa parah jerawat anda.

Penanganan Jerawat Parah Lainnya


  • Selain dengan isotretinoin, anda dapat mengobati jerawat parah dengan metode pengeringan dan pengangkatan jerawat batu yang besar. Metode ini dapat mengurangi resiko timbulnya jaringan parut.
  • Cara lain yang mungkin direkomendasikan oleh dokter adalah suntik steroid anti peradangan untuk mengatasi jerawat yang meradang. Jerawat anda akan mengering dalam waktu 2-5 hari setelah penyuntikan.
  • Pilihan lain yang dapat anda pertimbangkan adalah terapi photodynamic (PDT) atau terapi cahaya untuk membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat. 

Tips Memilih Pengobatan Untuk Jerawat Anda


  • Ada kecenderungan bahwa jerawat merupakan turunan.  Jika anda menemukan bahwa orang tua dan saudara anda berjerawat disertai jaringan parut, konsultasikanlah hal ini dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat untuk jerawat parah anda.
  • Amati tanda-tanda jika jerawat anda berubah parah. Misalnya anda mendapati jerawat terasa dalam dan menyakitkan. Perhatikan juga apabila ada gejala timbul peradangan atau jaringan parut. 

Ikuti Tips di Bawah Ini Saat Merencanakan Pengobatan


  • Jangan menyia-nyiakan waktu, saat terlihat tanda-tanda jerawat parah, segera konsultasikan dengan dokter. Semakin cepat pengobatan, anda akan melihat hasilnya dengan cepat pula.
  • Jangan mengabaikan efek samping. Jika anda pernah mengalami efek samping dari obat yang diresepkan dokter, harap dibicarakan. Reaksi individu terhadap obat berbeda-beda. Pengobatan yang anda rencanakan haruslah membuahkan hasil.
  • Perhatikan suasana hati anda. Jerawat berkaitan dengan tingginya tingkat kecemasan dan depresi. Jika anda mengalami gejala apapun, bicarakanlah dengan dokter, agar pengobatannya tepat.

Sumber: WebMD


Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Cepat


Jerawat batu atau cystic acne merupakan jerawat dengan ukuran yang besar, jika diraba akan terasa bahwa benjolannya hingga ke dalam, jauh di bawah lapisan permukaan kulit. Jerawat ini biasanya disertai peradangan hebat, dan jika tidak tangani dengan benar dapat menyebabkan penyebaran pada bagian wajah lainnya. Dalam banyak kasus, jerawat batu juga beresiko tinggi menginggalkan bekas luka, yang bukan hanya berupa noda hitammerah, akan tetapi luka parut. Proses penyembuhan luka parut jauh lebih sulit dibandingkan dengan menghilangkan noda hitam/ merah bekas jerawat. Penjelasan mengenai bekas luka parut dan penyembuhannya dapat dilihat di artikel Cara menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat. Bahkan salah satu skin care ternama di Indonesia mengatakan bahwa luka parut tidak dapat disembuhkan 100%.  Oleh sebab itu, di sini lah pentingnya mengobati dengan benar, karena akan lebih mudah mengobati jerawatnya dibandingkan dengan bekas lukanya, terlebih apabila bekas luka yang ditinggalkan berupa luka parut. Caranya yaitu tidak lain dengan pengobatan medis, tentu saja dengan didampingi ahli medis (dokter).


cara menghilangkan jerawat batu dengan cepat


5 Pilihan Pengobatan Jerawat Batu secara Medis


  1. Gunakan antibiotik sesuai petunjuk dokter, karena penggunaan antibiotik yang tepat terbukti efektif menyembuhkan jerawat. Bicarakan  dengan dokter mengenai jangka waktu pemakaian obat ini, serta efek samping yang mungkin timbul seperti alergi, gangguan kerusakan hati, komplikasi kehamilan, dll. 
  2. Khusus wanita, cobalah meminta pengobatan hormonal. Karena jerawat berkaitan dengan hormon dalam tubuh kita. Kebanyakan dokter memberi resep pil KB atau obat anti-androgen untuk mengontrol jerawat. Tanyakan pada dokter efek samping yang mungkin terjadi, misalnya siklus menstruasi menjadi tidak teratur, kelelahan, pusing, nyeri payudara, dsb.
  3.  Alternatif lain, cobalah terapi Retinoid Topikal. Retinoid topikal meliputi Adapalen, Tazarotene (tidak dianjurkan untuk wanita hamil atau menyusui), dan Tretinoin (Efektif dimulai dari dosis rendah). Terapi ini biasanya khusus menangani kasus jerawat sedang hingga berat. Dalam terapi ini, jerawat anda akan bertambah parah sebelum akhirnya membaik, seperti kulit kemerahan, kulit menjadi kering, pengelupasan, dll. Biasanya dalam waktu 3 minggu hingga 1 bulan kulit anda akan kembali membaik.
  4. Terapi Sistemik Retinoid atau Oral Retinoid. Sistemik retinoid seperti isotretinoin (accutadne) sangat efektif dalam mengobati jerawat batu. Namun biasanya penggunaan isotretinoin hanya digunakan untuk jerawat batu dengan tingkat keparahan tinggi.
  5. Terapi Laser. Terapi ini tidak hanya untuk meminimalkan bekas luka yang disebabkan oleh jerawat batu, tetapi juga mampu meghentikan penyebaran/ peradangan jerawat batu. 

Itulah 5 cara menghilangkan jerawat batu dengan cepat. Cara ini diyakini cukup ampuh dalam mengobati jerawat batu yang cenderung sulit untuk diatasi.  Namun agar proses pengobatan lebih maksimal, lakukan juga cara menghilangkan jerawat baru secara alami, sebagai treatment pengobatan rumahan yang tidak kalah penting, dan dapat membatu mempercepat proses penyembuhan secara medis.


Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Cepat Secara Alami


Jerawat batu merupakan sejenis jerawat yang bentuknya lebih besar dari jerawat biasa. Ukurannya yang besar serta muncul di bawah permukaan kulit yang jauh lebih dalam dari jerawat biasa membuat jerawat jenis ini rentan mengalami peradangan dan infeksi jika tidak diatasi dengan baik. Oleh karena itu, di sini akan dibahas bagaimana cara cepat menghilangkan jerawat batu secara alami yang dilansir dalam situs Wikihow, yaitu dengan melakukan kegiatan rutin yang disebutkan di bawah ini dibantu dengan perubahan gaya hidup yang dapat mengurangi timbulnya jerawat batu


cara menghilangkan jerawat batu dengan cepat secara alami


Kegiatan Rutin yang Harus Dilakukan


  • Membersihkan wajah 2x sehari dengan menggunakan pembersih wajah yang lembut bagi kulit.
  • Setelah membersihkan wajah, gunakan pelembab wajah yang ringan di wajah (seperti gel)  dan noncomedogenic agar tidak menyumbat pori.
  • Lakukan eksfoliasi (pengelupasan) sekali dalam seminggu, untuk membersihkan kulit dari sel kulit mati, dan untuk regenerasi kulit.
  • Jangan menyentuh wajah dan jerawat anda karena dapat menyebabkan peradangan dan iritasi, serta jerawat lebih memerah. 

Mengubah Gaya Hidup


  • Lakukan Low Glycemic Diet, yaitu dengan mengganti karbohidrat anda dengan biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran. Dalam beberapa penelitian, ditemukan bahwa orang yang melakukan diet ini cenderung jarang berjerawat. Selain baik untuk kesehatan kulit, diet ini juga dapat membantu menurunkan berat badan.
  • Mengurangi konsumsi susu.
  • Kurangi mengkonsumsi alkohol dan rokok. Dalam penelitian di seluruh dunia, dikatakan bahwa racun yang terdapat pada tembakau dan alkohol berkaitan erat dengan jerawat. Mengurangi konsumsi alkohol dan rokok (berhenti jika memungkinkan), tidak hanya efektif mengurangi jerawat pada wajah tetapi juga baik bagi kesehatan tubuh anda.
  • Peningkatan stress dapat berpengaruh terhadap tingkat keparahan jerawat. Semakin tinggi stress seseorang, maka dapat membuat jerawatnya bertambah parah. Jadi berusahalah untuk mengontrol stress anda.
  • Sempatkanlah untuk berolahraga. Berolahraga teratur dapat membantu mengurangi jerawat, yaitu dengan mengatur hormon, membawa banyak oksigen ke dalam sel-sel di tubuh anda, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, olahraga dapat mengurangi stress. Jika tidak memungkinkan untuk berolahraga, berjalan kaki lah sedikitnya 30 menit sehari.
  • Tidur yang cukup, karena kurang tidur berpengaruh terhadap tingka stress. Para ilmuwan percaya bahwa stress meningkat sebanyak 15% untuk setiap kehilangan jam tidur anda di malam hari. 
  • Konsumsi air putih yang cukup, kurangi minuman yang manis. Dengan meminum air putih yang cukup, akan membantu memperlancar aliran darah dan membantu membuang limbah sisa metabolisme di tubuh anda.

Pengobatan jerawat batu relatif lebih sulit dibandingkan dengan pengobatan pada jerawat biasa, selain itu terjadinya infeksi kolagen pada jerawat batu dapat meninggalkan scars/ bekas luka parut pada kulit yang sulit untuk dipulihkan. Bentuk luka parut berdasarkan bentuknya ada 4 macam, yaitu ice pick scars, boxcar scars, rolling scars, dan hypertropic scars. Penjelasan jenis-jenis scars dan macam-macam treatment untuk memperbaikinya dapat dilihat di artikel Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat. Oleh karena itu dalam melakukan hal-hal di atas, sebaiknya anda didampingi oleh ahli medis (dokter) agar dapat konsultasi mengenai pengobatan yang tepat. Ulasan mengenai pengobatan jerawat catu secara medis dapat dilihat di artikel Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Cepat. Dengan pengobatan yang tepat, anda dapat meminimalisir resiko luka parut pada wajah anda. Mencegah lebih baik dari pada mengobati bukan?


Cara Menghilangkan Jerawat dengan Pasta Gigi


CARA PENGOBATAN JERAWAT DENGAN PASTA GIGI


Sebagian orang meyakini bahwa pasta gigi dapat digunakan sebagai obat jerawat. Hanya dengan mengoleskan pasta gigi pada bagian wajah yang berjerawat selama 5-10 menit, lalu wajah dicuci bersih hingga tidak ada pasta gigi yang tersisa di wajah, diyakini sebagian orang membuat jerawat kering dengan cepat. Namun benarkah cara menghilangkan jerawat dengan pasta gigi ini benar-benar aman? Pasalnya tidak sedikit juga yang mengatakan bahwa setelah menggunakan pasta gigi, jerawat mereka justru bertambah parah, memerah dan teriritasi. Jika seperti ini, kita pantas ragu. Alih-alih ingin wajah bersih bebas jerawat, yang terjadi malah sebaliknya. Sebelum semua itu terjadi, hendaklah cari terlebih dahulu kebenaranya. Mari simak penjelasan berikut.


benarkah pasta gigi dapat mengobati jerawat?

KANDUNGAN MATERIAL DALAM PASTA GIGI


Hampir semua pasta gigi memiliki kandunga triclosan di dalamnya. Triclosan itu sendiri merupakan bahan anti bakteri yang banyak digunakan juga dalam pembuatan sabun mandi, deodoran, dan obat jerawat. Karena hal ini, mungkin mereka menggunakan pasta gigi untuk mengobati jerawat mereka. Berkaitan dengan pasta gigi sebagai obat untuk menghilangkan jerawat, berikut pernyataan dari dr. Rebbeca Baxt dan dr. Neal Schultz, dokter kulit yang berdomisili di kota New York, Amerika Serikat. 

"Pasta gigi mengandung bahan tertentu, seperti baking soda, hidrogen peroksida, alkohol, mentol, minyak esensial, dan triclosan, yang menyebabkan jerawat mengering". Kata dr. Neal Schultz. Namun, dia juga mencatat bahwa di dalam pasta gigi tidak ditemukan adanya bahan yang membuat pasta gigi lebih efektif dalam mengobati jerawat, dibandingkan dengan obat jerawat pada umumnya.

Sementara menurut dr. Rebbeca Baxt, berikut penuturannya "Pasta gigi justru dapat mengiritasi kulit, walaupun sebagian orang percaya bahwa pasta gigi dapat mengeringkan jerawat. Namun yang sebenarnya terjadi adalah pasta gigi tersebut menimbulkan iritasi, membuat jerawat semakin memerah, serta memicu pengelupasan pada kulit". 

KESIMPULAN


Dari penjelasan-penjelasan di atas saya tidak merekomendasikan cara menghilangkan jerawat dengan pasta gigi. Mengingat masih ada bahan-bahan alami lain yang di dalamnya terkandung zat-zat yang dapat membantu penyembuhan pada jerawat. Terlebih lagi, menurut salah satu dokter kulit di atas dengan memakai metode ini dapat memperparah kondisi jerawat. 

Akan tetapi saat keadaan darurat, di mana tidak memungkinkan untuk mendapatkan obat jerawat lain, tidak ada salahnya sekali-kali digunakan, toh di dalamnya terdapat triclosan, bahan yang efektif dalam membunuh bakteri. 



Cara Alami Menghilangkan Jerawat dengan Kulit Pisang


Pisang - Tak hanya buahnya yang memiliki banyak nutrisi, dapat menangkal beberapa macam penyakit dan juga sangat bermanfaat bagi kesehatan organ dalam manusia, ternyata kulitnya pun tak kalah berguna. Bagi kesehatan dan kecantikan kulit, ternyata kulit pisang ini banyak sekali manfaatnya, diantaranya untuk menghilangkan jerawat


cara menghilangkan jerawat secara alami dengan kulit pisang

Manfaat Kulit Pisang dalam Mengobati Jerawat


  • Kandungan antioksidan mampu mengurangi jerawat dan minyak berlebih
  • Anti jamur membantu mengatasi rasa gatal dan iritasi pada kulit, sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan
  • Membantu mengangkat sel kulit mati, sehingga mencegah resiko datangnya jerawat yang baru akibat penyumbatan minyak akibat terhalang tumpukan sel kulit mati
  • Mampu mencerahkan kulit wajah, sehingga noda merah bekas jerawat akan memudar.

Cara Mengaplikasikan Pada Jerawat


  1. Ambil kulit pisang yang berwarna kuning atau mengandung kehitaman, karena lebih efektif mengobati jerawat
  2. Gosokan bagian dalam kulit pisang ke wajah yang berjerawat hingga bagian dalam kulit pisang berwarna kehitaman.
  3. Saat sudah menghitam ganti dengan kulit pisang yang baru
  4. Lakukan menggosokan kulit pisang ke wajah selama kurang lebih 10 menit
  5. Wajah yang telah digosok dengan kulit pisang dibiarkan selama 30 menit hingga 1 jam, baru dibersihkan dengan menggunakan air. 
  6. Lakukan setiap hari hingga terlihat perbedaannya, seperti noda jerawat yang memerah terlihat memudar dan jerawat tidak lagi muncul.

Begitulah cara menghilangkan jerawat secara alami dengan kulit pisang. Cara ini aman, bahkan untuk kulit sensitif. Jadi mulai sekarang, setelah memakan pisang jangan langsung dibuang kulitnya.



Cara Alami Menghilangkan Jerawat dengan Tomat


Bingung dengan jerawat yang membandel? Sudah mencoba bermacam-macam treatment dan obat jerawat, tapi tidak juga hilang? Tidak ada salahnya anda beralih dengan pengobatan yang alami. Kali ini kita akan gunakan tomat, bahan yang mudah didapatkan. Selain aman bagi kulit, dijamin aman juga bagi dompet anda. Sedikit catatan, pengobatan jerawat dengan tomat ini sebaiknya dihindari bagi yang memiliki kulit sensitif dan jerawat parah, mengingat tingginya kandungan vitamin C, yang dapat menyebabkan rasa perih. Mari disimak cara alami menghilangkan jerawat dengan tomat berikut ini.


cara menghilangkan jerawat dengan tomat

Mengapa Tomat?


Buah yang satu ini mengandung zat-zat yang dapat membantu proses penyembuhan jerawat, manfaat-manfaat tersebut adalah:
  • Mengatasi pori-pori besar
  • Mengurangi komedo
  • Mengurangi minyak di wajah
  • Mengatasi wajah yang memerah dan gatal akibat sengatan sinar matahari
  • Memudarkan noda kemerahan akibat jerawat yang meradang

Bagaimana Cara Alami Mengobati Jerawat dengan Tomat?


Caranya sangat mudah, lakukan saja 4 langkah berikut:
  1. Ambil tomat, 1 buah saja sudah cukup.
  2. Iris tomat, dengan ketebalan sedang.
  3. Ambil beberapa iris tomat, lalu tempelkan pada wajah dengan agak menekan tomat tersebut sehingga cairan dalam tomat terserap ke dalam kulit wajah.
  4. Lakukan dua kali sehari, secara rutin (disarankan setiap hari), sampai terlihat jerawat pada wajah berkurang.
Bagaimana, cukup mudah bukan? Silahkan anda praktekan cara mengobati jerawat dengan tomat, dan rasakan khasiatnya. Bagi yang kulitnya sensitif silahkan pakai bahan-bahan alami lainnya seperti madu dan aloe vera.



Cara Menghilangkan Jerawat dengan Secara Alami Lidah Buaya


Aloe vera atau lidah buaya, banyak digunakan di industri kosmetik untuk bahan pembuatan shampo, body lotion, pelembab dan pembersih wajah, masker, dll karena khasiatnya yang baik dalam menyuburkan rambut, melembabkan, dan juga mempercantik kulit. Selain mempercantik kulit, lidah buaya juga sangat baik digunakan untuk pengobatan jerawat secara alami, karena di dalam nya banyak terkandung zat-zat yang berguna dalam proses penyembuhan jerawat.


cara alami menghilangkan jerawat dengan lidah buaya


Zat-zat yang Terkandung dalam Lidah Buaya


Berikut ini merupakan zat-zat yang terkandung di dalam lidah buaya dan peranannya dalam proses penyembuhan jerawat:
  • Antibakteri, bermanfaat untuk mencegah bakteri agar tidak menginfeksi luka pada jerawat, sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.
  • Anti-jamur, dapat mengurangi peradangan.
  • Magnesium laktat, mengurangi ruam/ gatal-gatal pada jerawat dan dapat melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
  • Terdapat zat yang mampu mengurangi kelebihan minyak dan kotoran pada kulit, yang dapat mencegah pembentukan jerawat baru. Zat ini juga mampu mengurangi ukuran nodul, sehingga mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan akibat pembengkakan.
  • Antrakuinon, komponen yang terdapat dalam gel lidah buaya ini bermanfaat dalam proses pemulihan luka yang ditimbulkan akibat jerawat, dengan meregenerasi kulit, sehingga memudarkan noda hitam bekas jerawat.
  • Saponin seperti giberelin, mannans, dan polisakarida yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, termasuk bakteri propioni, bakteri yang dapat menyebabkan jerawat parah.
  • Asam salisilat, dapat membantu menghilangkan blackhead dan whitehead, juga membantu menyeimbangkan pH kulit.

Pengobatan Jerawat Menggunakan Lidah Buaya


Membuat Minuman Anti Jerawat


  • Pilih lidah buaya yang berdaun tebal, berwarna hijau tua, dan memiliki duri yang lunak serta berwarna pucat, lalu cuci bersih.
  • Ambil bagian dalamnya saja yang berbentuk gel, potong dadu lalu bersih dengan air bersih sampai lendirnya hilang.
  • Rebus dengan air mendidih sekitar 10 menit, lalu angkat dan diamkan sebentar.
  • Rendam kembali sebentar potongan dadu lidah buaya tadi pada air matang yang telah diberi perasan jeruk nipis, lalu angkat dan bilas kembali dengan air matang.
  • Campurkan potongan dadu lidah buaya dengan gula merah/ gula pasir cair (pilih sesuai selera), diamkan di dalam lemari es hingga dingin, dan minuman anti jerawat pun siap disajikan.

Membuat Masker Lidah Buaya


  • Bersihkan wajah anda dengan air, lalu keringkan dengan handuk atau tissue.
  • Kupas lidah buaya, ambil bagian dalam nya saja (dagingnya yang berbentuk gel).
  • Tumbuk halus, lalu maskerkan ke bagian wajah anda yang berjerawat.
  • Diamkan selama 30 menit atau sampai masker mengering.
  • Bilas wajah dengan air hingga bersih.
  • Lakukan secara teratur pagi dan malam hari.

Untuk hasil maksimal, lakukan pengobatan dari dalam dan luar. Demikian cara menghilangkan jerawat dengan lidah buaya. Jika untuk mendapatkan lidah buaya cukup sulit, gunakan saja bahan alami lain seperti madu dan lemon. Caranya dapat disimak di Cara Alami Menghilangkan Jerawat dengan Madu dan Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dengan Lemon.



Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dengan Lemon


Apakah anda tengah risih karena baru-baru ini mucul banyak jerawat kecil di wajah? Jangan dulu panik dan latah bertanya pada teman-teman tentang info-info klinik perawatan kulit wajah atau sibuk mencari krim-krim jerawat untuk mengobatinya. Jika kulit wajah anda tidak sensitif, pergi ke dapur dan cek di lemari es apakah anda punya stok jeruk lemon? Yup, jeruk lemon yang ada dalam lemari es di dapur anda, yang sering digunakan untuk untuk bahan membuat makanan atau minuman, juga cukup baik untuk mengobati jerawat di wajah anda loh. Tidak percaya? Mari kita lihat penjelasan berikut, bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dengan Lemon

cara alami menghilangkan jerawat dengan lemon

Manfaat Jeruk Lemon Bagi Kulit


Di dalam jeruk lemon terkandung asam sitrat dan kaya akan vitamin C. Asam sitrat dapat membantu mengeringkan jerawat, salah satu langkah penting salam mengobati jerawat. Selain itu asam sitrat juga berperan dalam pengelupasan kulit. Kandungan vitamin C dalam lemon bermanfaat untuk mencerahkan/ memutihkan kulit. Sehingga, noda kemerahan pada kulit akibat peradangan, dapat sedikit tersamarkan. Pengelupasan kulit wajah oleh asam sitras disertai pemutihan/ penyamaran noda kemerahan oleh vitamin C, membantu memperbaiki tampilan kulit anda.

Cara Mengobati Jerawat


Pengobatan jerawat secara alami dengan menggunakan sari jeruk lemon dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu pengobatan dari dalam dan pengobatan dari luar.

Pengobatan dari Dalam


Untuk pengobatan dari dalam, anda dapat mengambil sari lemon dengan memotong, lalu memerasnya. Campurkan sedikit madu/ gula pasir, lalu seduh dengan air hangat. Meminum perasan sari lemon berkhasiat mencerahkan kulit anda dari dalam. 
Dalam mengkonsumsi sari lemon sebaiknya dilakukan secara teratur akan tetapi usahakan tidak terlalu sering. Karena sifat asam yang kuat dapat merusak enamel di gigi anda, selain itu juga konsumsi sari lemon berlebih itu tidak baik bagi lambung anda. 

Pengobatan dari Luar


Untuk pengobatan dari luar, anda dapat membuat masker dari sari lemon. Sebaiknya campurkan bahan lain, paling tepat tambahkan madu. Sifat asam dalam lemon dapat membuat kulit sangat kering. Dengan penambahan madu maka akan menyeimbangkan, karena madu bersifat melembabkan

Pertama, bersihkan wajah anda terlebih dahulu, lalu keringkan dengan menggunakan tissue/ handuk. Cukup ditepuk-tepuk, jangan digosok agar tidak meninggalkan serat dari tissue/ handuk di wajah anda. Oleskan campuran perasan sari lemon dengan madu pada jerawat. Diamkan 15-20 menit atau hingga masker kering. Lalu bilas dengan air hingga wajah bersih. Untuk hasil maksimal, lakukan secara rutin. Boleh setiap malam sebelum tidur, 2-3 kali seminggu.

Itulah cara alami menghilangkan jerawat dengan lemon. Jika kulit anda sensitif, jangan khawatir. Masih banyak bahan-bahan alami lain yang juga ampuh mengobati jerawat, salah saatunya madu. Langsung saja disimak bagaimana cara menghilangkan jerawat dengan madu.



Cara Alami Menghilangkan Jerawat dengan Madu


Sejak jaman dahulu, mengkonsumsi madu dipercaya banyak memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Seiring perkembangan jaman, kini madu tidak hanya dipercaya berperan dalam kesehatan tetapi juga dapat mempercantik bagian tubuh seperti kulit dan rambut. Bagi kulit, madu berkhasiat melembabkan dan mencerahkan kulit. Selain itu, madu populer digunakan untuk menyembuhkan jerawat secara alami

cara menghilangkan jerawat secara alami dengan madu

Di sini, akan dibahas bagaimana cara menghilangkan jerawat dengan madu. Mari disimak langkah-langkah nya di bawah ini.

Pastikan Hanya Madu Asli yang Digunakan


Berikut beberapa cara membedakan madu asli dengan palsu (campuran). Boleh pilih salah satu metode saja. Tapi bila ingin lebih yakin, bisa diuji dengan beberapa metode berikut:
  • Perhatikan kemasannya, madu yang asli tidak ada masa expirednya. Jika ada, kemungkinan madu tersebut telah dicampur bahan lain.
  • Tuangkan madu ke dalam air di dalam gelas. Jika madu tenggelam ke dasar gelas, itu berarti asli. Sebaliknya jika bercampur dengan air, berarti madu tersebut bisa jadi telah dioplos (ditambahkan) air.
  • Celupkan ujung korek api pada madu, lalu coba nyalakan api dengan menggesekan korek yang telah anda celupkan ke madu tersebut. Jika korek tersebut bisa menyala, maka madu tersebut asli. Sebaliknya jika tidak bisa menyala, maka madu tersebut palsu. Korek tidak menyala karena korek tersebut basah, terkena air yang dicampurkan dalam madu tersebut.
  • Walaupun dimasukan ke dalam freezer, madu yang asli tidak akan membeku.
  • Campurkan madu dengan kuning telur, jika menggumpal berarti madu tersebut asli, karena madu itu bersifat asam, sedangkan telur merupakan protein. Protein bercampur asam maka akan menggumpal, atau dalam istilah kimia nya disebut ter-koagulasi. 

Manfaat Madu untuk Kulit


Di-atas telah dijelaskan bagaimana cara menguji keaslian madu, maka langkah berikutnya adalah bagaimana menggunakan madu untuk membantu menghilangkan jerawat di wajah anda. Di dalam madu terkandung asam nukleat, DNA, RNA, dan juga antiboitik, yang jika diminum dapat menjaga vitalitas kulit, seperti menjaga kulit agar tetap halus, kencang, dan juga elastis. Sebagai obat luar, sifat dan zat yang terkandung di dalamnya mampu mengurangi peradangan (inflamasi), sebagai antiseptik untuk membunuh bakteri agar tidak bisa hidup, sehingga tidak terjadi infeksi, dan juga terdapat zat yang dapat merangsang sel kulit untuk beregenerasi, sehingga jaringan kulit yang rusak bisa berangsur pulih.

Mengaplikasikan Madu Pada Wajah

 

  • Bersihkan wajah anda dengan menggunakan air hangat, agar pori-pori terbuka. Sehingga kotoran yang masuk kedalam, lebih mudah keluar.
  • Keringkan wajah dengan handuk/ tissue, sebaiknya ditepuk-tepuk, jangan digosok. Agar tidak meninggalkan kotoran yang menempel di kulit.
  • Oleskan madu pada bagian wajah yang berjerawat, diamkan hingga mengering. Biasanya sekitar 10-15 menit.
  • Setelah kering, bilas wajah anda dengan air hingga bersih, pastikan tidak ada lagi madu menempel di wajah anda.
  • Lakukan hal ini secara teratur 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Itulah cara menghilangkan jerawat dengan madu. Tidak hanya mudah dan murah, cara ini juga cukup efektif dalam mengatasi masalah jerawat anda. Selamat mencoba!